Sebagian orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita
cermati akan banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian
menjawab, bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini
yang dicari adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang,
seolah-olah kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa
kehidupan adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah
kedudukan. Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan
untuk bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah
tujuan utama yang dicari-cari.
Tingkatan seorang muslim
Seorang Muslim hendaknya berilmu sebelum mengamalkan apa yang ia ketahui, kemudian mendakwahkannya
Keutamaan Shalat Isroq
Setiap muslim tentunya menginginkan pahala yang besar dari setiap ibadahnya, salah satunya shalat isroq yang dilalaikan pada saat ini
Tips menghafal Al Qur'an bagi orang sibuk
Kurangnya pengetahuan kita mengenai manajemen waktu membuat kita belepotan dalam menghafal.
Bunga Yang Istimewa Hanya untuk Yang Istimewa
Allah telah menjamin bagi orang-orang yang selalu memperbaiki diri, dengan pasangan yang memperbaiki diri. begitu juga yang Istimewa sebagaimana diibaratkan cermin
Tips Menjemput Jodoh
Jodoh adalah persoalan yang sensitif bagi ereka yang merasa berumur, mari mempersiapkan diri
Senin, 09 Juli 2012
Jumat, 25 Mei 2012
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis..............
sebuah masa depan yang indah yang dilalui dengan begitu banyak arang melintang
sebuah kenangan yang akan menjadi pelecutku ntuk tidak mengatakan bahwa aku menyerah
bukan pula sebuah kenangan manis yang tak terhapus oleh desiran angin yang lembut
walaupun mata tlah lelah untuk melihat
dan badanpun telah tak mampu berdiri
namun hati yang tiada henti
untuk mengatakannnya
INNI UKHIBBUKUM FILLAH
sebuah masa depan yang indah yang dilalui dengan begitu banyak arang melintang
sebuah kenangan yang akan menjadi pelecutku ntuk tidak mengatakan bahwa aku menyerah
bukan pula sebuah kenangan manis yang tak terhapus oleh desiran angin yang lembut
walaupun mata tlah lelah untuk melihat
dan badanpun telah tak mampu berdiri
namun hati yang tiada henti
untuk mengatakannnya
INNI UKHIBBUKUM FILLAH
Kisah Pemuda dan Tukang Sihir “Ashhabul Ukhdud”, Bila Akidah Jadi Pilihan
Peristiwa Ashhabul Ukhdud adalah sebuah tragedi berdarah, pembantaian yang dilakukan oleh seorang raja kejam kepada jiwa-jiwa kaum muslimin, ini merupakan kebiadaban dan tindakan tak berpreikemanusiaan; namun akidah tetaplah harus dipertahankan, karena dengannyalah kebahagiaan yang abadi akan diperoleh. Allah mengisahkan kejadian tragis ini dalam Alquran dengan firman-Nya:
“Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit, yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Buruju: 4-7)
Para ahlul ilmi sedikit berselisih dalam menafsirkan siapakah Ashhabul Ukhdud. Sebagian di antara mereka (ahlul ilmi) mengatakan bahwa mereka (Ashhabul Ukhdud) adalah suatu kaum yang termasuk orang-orang ahli kitab dari sisa-sisa orang Majusi.
Ibnu Abbas dalam suatu riwayat mengatakan: “Mereka adalah sekelompok manusia dari bani Isra’il. Mereka menggali parit yang luas di suatu tempat kemudian menyalakan api, orang-orang berdiri dihadapkan kepada parit, baik laki-laki maupun wanita, kemudian mereka dilemparkan ke dalamnya. Mereka menganggap bahwa dia adalah Daniel dan para sahabatnya.”
Minggu, 15 April 2012
Sungguh Aku Beruntung
Aku masih beruntung.
melihat betapa banyaknya orang yang menempuh perjalanan yg berkilo-kilometer untuk ke sekolah dengan berjalan kaki
Aku masih beruntung
melihat betapa banyak orang yang putus sekolah akibat kekurangan biaya
Aku masih beruntung
melihat banyak orang yang tidak memiliki kaki mereka untuk berjalan
Aku masih beruntung
melihat banyak orang yang tidak memiliki kedua orangtuanya
melihat betapa banyaknya orang yang menempuh perjalanan yg berkilo-kilometer untuk ke sekolah dengan berjalan kaki
Aku masih beruntung
melihat betapa banyak orang yang putus sekolah akibat kekurangan biaya
Aku masih beruntung
melihat banyak orang yang tidak memiliki kaki mereka untuk berjalan
Aku masih beruntung
melihat banyak orang yang tidak memiliki kedua orangtuanya
Minggu, 25 Maret 2012
Perlu sebuah judul
Ketika matapun mulai sayu
dihinggapi oleh keletihan yang terpaku
merajut sebuah harapan yang terlalu
akan sebuah kehidupan yang tak sembilu
Alangkah bahagia bila tak terpilu
Raut muka yang kan selalu tertipu
Ilmu, iman dan amal yang mulai tergerus oleh sang waktu
Fatamorgana dunia yang mulai membutakan hatiku
Ikrar janji itu kan selalu kuingat dalam diriku
Nyawapun kan menjadi taruhanku
"Lailaaha illallah"
"amut syahiidan"
dihinggapi oleh keletihan yang terpaku
merajut sebuah harapan yang terlalu
akan sebuah kehidupan yang tak sembilu
Alangkah bahagia bila tak terpilu
Raut muka yang kan selalu tertipu
Ilmu, iman dan amal yang mulai tergerus oleh sang waktu
Fatamorgana dunia yang mulai membutakan hatiku
Ikrar janji itu kan selalu kuingat dalam diriku
Nyawapun kan menjadi taruhanku
"Lailaaha illallah"
"amut syahiidan"











