Tingkatan seorang muslim

Seorang Muslim hendaknya berilmu sebelum mengamalkan apa yang ia ketahui, kemudian mendakwahkannya

Keutamaan Shalat Isroq

Setiap muslim tentunya menginginkan pahala yang besar dari setiap ibadahnya, salah satunya shalat isroq yang dilalaikan pada saat ini

Tips menghafal Al Qur'an bagi orang sibuk

Kurangnya pengetahuan kita mengenai manajemen waktu membuat kita belepotan dalam menghafal.

Bunga Yang Istimewa Hanya untuk Yang Istimewa

Allah telah menjamin bagi orang-orang yang selalu memperbaiki diri, dengan pasangan yang memperbaiki diri. begitu juga yang Istimewa sebagaimana diibaratkan cermin

Tips Menjemput Jodoh

Jodoh adalah persoalan yang sensitif bagi ereka yang merasa berumur, mari mempersiapkan diri

Minggu, 04 Oktober 2015

Untukmu Wahai Orangtua Pecinta Dunia Maya

Nasehat asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullahu Ta’ala

Segala puji hanyalah milik Allah yang menjadikan anak-anak shalih menjadi penyejuk mata bagi kedua orang tuanya yang shalih. Aku bersaksi tiada illah yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, Dialah wali bagi orang beriman. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, Nabi yang paling utama di antara para nabi. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada beliau, keluarga beliau, sahabat-sahabat beliau, serta orang yang mengikuti petunjuk beliau hingga hari kiamat.
Wahai manusia sekalian, perlu diketahui bahwa masyarakat yang baik dibangun di atas pergaulan dan rumah tangga yang baik. Sementara rumah tangga yang baik disokong oleh peran seorang istri yang shalihah. Untuk itu seorang laki-laki muslim wajib memilih istri yang shalihah. Sebagaimana wejangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
Pilihlah wanita karena agamanya, niscaya engkau akan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaihi).
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ
Wanita-wanita shalihah lagi bertakwa, menjaga diri saat ditinggal suaminya.” (QS an-Nisa’: 34) .
Hendaknya seorang laki-laki memilih istri yang shalihah karena dia adalah penopang rumah tangga, pendidik anak-anak sekaligus penjaga rahasia-rahasia suaminya. Adapun makna firman Allah Ta’ala,
[فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَات] yaitu wanita-wanita yang taat kepada Allah.
[حَافِظَاتٌ لِلْغَيْب] yaitu jika suami pergi meninggalkan istri maka sang istri berusaha menjaga dirinya, harta suami, dan anak-anaknya sampai suaminya kembali.
Wahai hamba-hamba ar-Rahman, diantara bentuk doa yang mereka panjatkan,
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
Wahai Rabb kami anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan yang menyejukkan pandangan.”

Selasa, 01 September 2015

Thermochemistry Presentation Part 1

Please you download thermochemistry presentation Part 1

Minggu, 30 Agustus 2015

LKS dan Materi Termokimia (Revisi)

Silahkan di download Disini

Selasa, 25 Agustus 2015

Bahan Ajar Kimia Kelas XI Materi Hidrokarbon Dan Minyak Bumi

Silahkan di download Bahan ajarnya Disini

atau disini

Minggu, 28 Juni 2015

Hidrolisis

Konsep Hidrolisis Garam

Pencampuran larutan asam dengan larutan basa akan menghasilkan garam dan air. Namun demikian, garam dapat bersifat asam, basa maupun netral. Sifat garam bergantung pada jenis komponen asam dan basanya. Garam dapat terbentuk dari asam kuat dengan basa kuat, asam lemah dengan basa kuat, asam kuat dengan basa lemah, atau asam lemah dengan basa lemah. Jadi, sifat asam basa suatu garam dapat ditentukan dari kekuatan asam dan basa penyusunnya. Sifat keasaman atau kebasaan garam ini disebabkan oleh sebagian garam yang larut bereaksi dengan air. Proses larutnya sebagian garam bereaksi dengan air ini disebut hidrolisis (hidro yang berarti air dan lisis yang berarti peruraian).
1. Garam dari Asam Kuat dengan Basa Kuat
Asam kuat dan basa kuat bereaksi membentuk garam dan air. Kation dan anion garam berasal dari elektrolit kuat yang tidak terhidrolisis, sehingga larutan ini bersifat netral, pH larutan ini sama dengan 7.
Contoh
Larutan KCl berasal dari basa kuat KOH terionisasi sempurna membentuk kation dan anionnya. KOH terionisasi menjadi H + dan Cl -. Masing-masing ion tidak bereaksi dengan air, reaksinya dapat ditulis sebagai berikut.
KCl (aq)  K + (aq) + Cl - (aq)
K + (aq) + H 2 O (l) 
Cl - (aq) + H 2 O (l)  
2. Garam dari Asam Kuat dengan Basa Lemah
Garam yang terbentuk dari asam kuat dengan basa lemah mengalami hidrolisis sebagian (parsial) dalam air. Garam ini mengandung kation asam yang mengalami hidrolisis. Larutan garam ini bersifat asam, pH <7 .="" o:p="">
Contoh
Amonium klorida (NH 4 Cl) merupakan garam yang terbentuk dari asam kuat, HCl dalam basa lemah NH 3 . HCl akan terionisasi sempurna menjadi H + dan Cl - sedangkan NH 3 dalam larutannya akan terionisasi sebagian membentuk NH 4 + dan OH - . Anion Cl - berasal dari asam kuat tidak dapat terhidrolisis, sedangkan kation NH 4 +berasal dari basa lemah dapat terhidrolisis.
NH 4 Cl (aq)  NH 4 + (aq) + Cl - (aq)
Cl - (aq) + H 2 O (l) 
NH 4 + (aq) + H 2 O (l)  NH 3 (aq) + H 3 O + (aq)
Reaksi hidrolisis dari amonium (NH 4 + ) merupakan reaksi kesetimbangan. Reaksi ini menghasilkan ion oksonium (H 3 O + ) yang bersifat asam (pH<7 ditulis:="" o:p="" reaksi="" secara="" umum="">
BH + + H 2 O  B + H 3 O +

3. Garam dari Asam Lemah dengan Basa Kuat
Garam yang terbentuk dari asam lemah dengan basa kuat mengalami hidrolisis parsial dalam air. Garam ini mengandung anion basa yang mengalami hidrolisis. Larutan garam ini bersifat basa (pH > 7).
Contoh
Natrium asetat (CH 3 COONa) terbentuk dari asam lemah CH 3 COOH dan basa kuat NaOH. CH 3 COOH akan terionisasi sebagian membentuk CH 3 COO - dan Na + . Anion CH 3 COO - berasal dari asam lemah yang dapat terhidrolisis, sedangkan kation Na + berasal dari basa kuat yang tidak dapat terhidrolisis.
CH 3 COONa (aq)  CH 3 COO - (aq) + Na + (aq)
Na + (aq) + H 2 O (l) 
CH 3 COO - (aq) + H 2 O (l)  CH 3 COOH (aq) + OH - (aq)
Reaksi hidrolisis asetat (CH 3 COO ‑ ) merupakan reaksi kesetimbangannya. Reaksi ini menghasilkan ion OH ‑ yang bersifat basa (pH > 7). Secara umum reaksinya ditulis:
A - + H 2 O  HA + OH -
4. Garam dari Asam Lemah dengan Basa Lemah
Asam lemah dengan basa lemah dapat membentuk garam yang terhidrolisis total (sempurna) dalam air. Baik kation maupun anion dapat terhidrolisis dalam air. Larutan garam ini dapat bersifat asam, basa, maupun netral. Hal ini bergantung dari perbandingan kekuatan kation terhadap anion dalam reaksi dengan air.
Contoh
Suatu asam lemah HCN dicampur dengan basa lemah, NH 3 akan terbentuk garam NH 4 CN. HCN terionisasi sebagian dalam air membentuk H + dan CN - sedangkan NH 3 dalam air terionisasi sebagian membentuk NH4+ dan OH-. Anion basa CN - dan kation asam NH 4 + dapat terhidrolisis di dalam air.
NH 4 CN (aq)  NH 4 + (aq) + CN - (aq)
NH 4 + (aq) + H 2 O  NH 3(aq) + H 3 O (aq) +
CN - (aq) + H 2 O (e)  HCN (aq) + OH - (aq)
Sifat larutan bergantung pada kekuatan relatif asam dan basa penyusunnya (Ka dan Kb)
Jika Ka < Kb (asam lebih lemah dari pada basa) maka anion akan terhidrolisis lebih banyak dan larutan bersifat basa.
jika Ka > Kb (asam lebih kuat dari pada basa) maka kation akan terhidrolisis lebih banyak dalam larutan bersifat asam.
Jika Ka = Kb (asam sama lemahnya dengan basa) maka larutan bersifat netral.